Kumpulan Cerita Pendek Lucu Yang Pasti Bisa Menghibur Kalian

Kumpulan Cerita Pendek Lucu Yang Pasti Bisa Menghibur Kalian

Kumpulan Cerita Pendek Lucu Yang Pasti Bisa Menghibur Kalian

ferilinso.online – Membacakan cerita lucu di saat lagi berkumpul dengan sahabat, kawan, ataupun keluarga serta saudara hendak menghasilkan suasana berkumpul jadi lebih riang serta berwarna .

Cerita – cerita lucu itu hendak mengundang tawa serta membuat yang mendernya merasa terhibur.

Cerita lucu jadi satu di antara pengganti buat membuat banyak orang tertawa sebab di dalam cerita lucu memiliki cerita yang tidak disangka serta bisa memancing tawa.

Mayoritas dari kita menggemari suasana yang beraroma lawak ataupun lawakan, satu di antara lain nampak dari banyaknya kegiatan lawakan di berbagai stasiun tv.

Walhasil, banyak pula bahan yang bisa kalian peruntukan sebuah candaan buat mengundang tawa dari orang- orang di sekitar kamu.

Hanya, walaupun lagi bercanda, kalian selalu harus memiliki batas, seperti tidak menyinggung perasaan orang lain, misalnya dengan memberikan cerita – cerita yang berunsur SARA.

Bila kalian mau membacakan cerita lucu, tetapi tidak sangat bisa buat mengarangnya, Berikut beberapa cerita pendek lucu, semacam dikutip dari laman Ceritaihsan

Peserta Rapat

Pada suatu hari, di Hutan Amazon terjadi sebuah rapat antara perwakilan hewan-hewan di seluruh dunia yang membahas tentang pelanggaran HAH (Hak Asasi Hewan)

Badak: “Ok, sekarang kita absen peserta yang hadir…!”

Banteng: “Saya Banteng dari Spanyol”

Panda: “Saya Panda dari China”

Kuda: “Saya Kuda dari Amerika”

Dari 200 peserta, yang hadir hanya 199 peserta

Badak: “Wah Kurang satu nih, mana peserta dari Indonesia? tanpa dia rapat ini gak jalan nih!”

Seluruh peserta: “Orang utan ya Dak?”

Badak: “Iya…! kemana tuh si Orang Utan?”

Seluruh Peserta: “Tuh Lagi baca Humor ini…!!!”

Badak: “Ooooooo….Pantesssss….!!!!!”

Bangsa Tikus

Pada suatu hari, seorang ibu bersama anaknya dari bangsa tikus sedang asik mengobrol di atas selokan. Tak lama kemudian, tiba-tiba seekor kelelawar lewat di atas mereka.

Anak tikus: Bu, yang tadi lewat di atas kita apa yah?

Ibu: Oww..! yang tadi itu namanya kelelawar.

Anak tikus: tapi, Bu, kok mukanya mirip kita?

Ibu: Iyaa… mukanya memang mirip kita, dia juga termasuk sebangsa kita, cuma waktu kuliah dia ambil jurusan penerbangan

Cita-Cita Para Murid

Guru bertanya cita – cita kepada muridnya.

Guru: Dillah cita-cita kamu apa?

Dillah: Jadi polisi bu, kalau ada penjahat yang ganggu ibu, aku bisa menembak dan nangkap mereka. Gratis untuk ibu

Guru: Dillah, ibu jadi terharu. Murdi kamu jadi apa?

Murdi: Kalo aku pengen jadi dokter bu, supaya bila ada penjahat melukai ibu, aku bisa rawat. Khusus buat ibu, gratis!

Guru: Ibu jadi sangat terharu. Kalau kamu, Utong, mau jadi apa?

Utong: Tukang gali kubur, bu. kalau Dillah tidak berhasil menangkap dan penjahat berhasil melukai, dan ferdi gak berhasil merawat ibu, dan ibu meninggal, kan sudah ku sediain kuburan.. Gratis. . tis. . tis. .tis untuk ibu.

Guru dengan kesal dan berkata:

“Dasar kampret keluar dari ruangan sekarang…”

Salah Presepsi

Petruk entuk bonus akeh soko bos e. Duite terus digunakne nggo liburan ning Bandung. Pas transit ning Terminal Sumedang, Petruk ganti bis anyar. Wes mlebu bis anyar trus lungguh, ana wong lanang mlebu trus bengok-bengok.

“Nangkana, nangkana, nangkana.”

Petruk ngirone wong iki kondektur bus e. Dheweke trus pindah panggonan mergo dikon karo wong lanang mau.

“Nangkana, nangkana, nangkana,” bengok wong anyar mau.

Petruk sing bingung ngirone panggonane wes dipesen uwong. Akhire dheweke pindah panggonan ning mburi dhewe.

“Nangkana, nangkana, nangkana,” omong e wong lanang iku maneh. Petruk sing mangkel trus takon karo bapake iku.

“Pak, aku iki wes pindah-pindah nggon isih mbok kon pindah ae. Jane bis e iki wes kebak opo piye?” takon Petruk.

“Lho, Mas. Ngomong apa ya? Mau nangka?” jawabe wong lanang kuwi karo nyodorke bungkusan plastik bening isi buah nangka.

“Nggak, Pak. Terima kasih. Saya yang salah,” jawab Petruk karo ngempet isin.

Tawar-Menawar

Siti: Bu, iki jeruk e sekilo regane piro?

Mbok: Limo las ewu sekilo, Mbak. Tak jamin manis iki

Siti: Ealah larange. Jeruk sak upil e limo las. Biasane wae sepuluh ewu, kok

Mbok: Lha, nek iki seupil trus irunge sepiro, Bu?

Siti: “………”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *