Kumpulan Cerita Humor Yang Siap Menemani Hari-Hari Anda

Kumpulan Cerita Humor Yang Siap Menemani Hari-Hari Anda

Kumpulan Cerita Humor Yang Siap Menemani Hari-Hari Anda

Kumpulan Cerita Humor Yang Siap Menemani Hari-Hari Anda

Cerita Humor : Resolusi Tahun Baru: Berhenti Merokok

Semar bertanya kepada keliru satu temannya yang bYati Pesekma Petruk kala Petruk tengah meminta sebatang rokok kepada Semar.
Taruhan Bola
Semar: “Aku pikir anda tengah sebabkan resolusi th. baru untuk berhenti merokok?”

Petruk: “Aku tengah di dalam proses berhenti. Saat ini aku udah berada di bagian pertama.”

Semar: “Apa itu bagian pertama?”

Petruk: “Aku udah berhenti membeli rokok!”

Humor Gus Dur yang membuat senyum:

1. Humor Gus Dur tiga polisi jujur
Dikutip berasal dari detikcom, buku Gus Durku , Gus Dur Anda, Gus Dur Kita berasal dari mantan Menteri Riset dan Teknologi, Muhammad AS Hikam, menyatakan konteks munculnya lelucon tiga polisi. Lelucon disampaikan menanggapi isu masalah korupsi dan kepolisian.

“Nah, Polri memang udah lama menjadi praktik kurang bener itu, hingga guyonan-nya kan hanya ada tiga polisi yang jujur: Pak Hoegeng (Kapolri 1968-1971), patung polisi, dan polisi tidur… hehehe…,” demikianlah kata Gus Dur.

2. Humor Gus Dur proyek jembatan surga neraka
Lelucon proyek jembatan surga neraka diceritakan Gus Dur pas memberikan pidato di dalam sebuah acara. Gus Dur bercerita suatu kala penghuni surga yang berasal berasal dari Indonesia laksanakan musyawarah.

“Mereka berembuk dan setuju mengidamkan membangun jembatan. Jembatan itu nantinya dapat menghubungkan surga dan neraka, sehingga baik masyarakat surga dan neraka dapat saling mengunjungi,” kata Gus Dur layaknya dikutip berasal dari buku, Gus Dur, Kisah-kisah Jenaka dan Pesan-pesan Keberagaman karya Marwini.

Para penghuni surga dan neraka sesudah itu membentuk panitia masing-masing. Penghuni neraka yang ditunjuk menjadi panitia langsung bekerja merancang susunan bangunan. Tak lama sesudah itu jembatan berasal dari neraka menuju surga udah selesai dibangun.

Berbeda bersama dengan penghuni neraka, penghuni surga yang ditunjuk menjadi panitia tak kunjung merampungkan pembangunan jembatan. Jangankan bangunan, konsep jembatannya saja belum jadi. Penghuni neraka pun marah ke penghuni surga.

“Jembatan kami udah selesai, pas kalian ini tetap belum laksanakan apa-apa,” protes penghuni neraka.

“Lah, bagaimana dapat kami mengerjakan pembangunan jembatan ini? Wong pimpinan proyeknya, pemborongnya, dan termasuk menteri-menterinya di neraka semua,” kata penghuni surga.

3. Humor Gus Dur Menristek dikalahkan Orang Madura
Menteri Riset dan Teknologi atau Menristek yang kini dikenal bersama dengan Menristek/BRIN, tak luput berasal dari bahan lelucon Gus Dur layaknya ditulis di dalam buku Kisah-kisah Jenaka dan Pesan-pesan Keberagaman karya Marwini. Humor disampaikan Gus Dur pada AS Hikam yang pas itu kebingungan menjabat sebagai Menristek periode 1999-2001.

“Sudah pernah dengar Menegristek dikalahkan orang Madura?” bertanya Gus Dur kepada AS Hikam.

“Belum Gus,” jawab AS Hikam. Dia pun bertanya kepada Gus Dur berkenaan cerita tersebut.

Gus Dur sesudah itu bercerita, Menristek pernah datang ke sebuah pondok pesantren di Bangkalan Madura, Jawa Timur. Menristek pas itu dikatakan bangga bersama dengan prestasi Indonesia yang dapat sebabkan pesawat sendiri. Bukan tidak barangkali pesawat dapat mendarat di bulan.

“Apakah saudara-saudara tidak bangga bersama dengan prestasi anak bangsa sendiri,” bertanya Menristek kepada para santri dan warga.

Namun, para santri dan warga tak menjawab. Mereka diam saja. Menristek pun heran dan mengulang pertanyaannya. Lagi-lagi tak ada yang menjawab.

Saat pertanyaan diulang untuk ketiga kalinya, seorang santri berbadan kurus mengangkat tangan dan menjawab, “Kalau aku sama sekali ndak bangga Pak.”

Menristek pun terkejut. “Sebab kan udah ada yang dapat membuat pesawat ke bulan. Saya bangga terkecuali Bapak dapat membuat pesawat yang ke matahari,” sambung Santri tersebut seolah jelas keterkejutan Menegristek.

Pak Menteri tersebut, cerita Gus Dur, bersama dengan cerdas sesudah itu menyatakan bahwa panas matahari berjuta-juta derajat. Tak ada logam yang kuat digunakan pesawat untuk mendarat. Jangankan mendarat, mendekat sekian juta kilometer pun besi itu dapat meleleh.

“Kalau hanya itu masalahnya enteng Pak. Kalau takut pesawatnya meleleh gara-gara panas, kan dapat berangkatnya habis Magrib tak iye. Kan udah dak panas lagi,” jawab santri tersebut layaknya diceritakan Gus Dur kepada AS Hikam.

4. Humor Gus Dur soal salam
Humor ini diceritakan putri bungsu Gus Dur, Inayah Wahid, pas Haul Gus Dur kesepuluh pada Jumat 28 Desember 2019. Gus Dur pas itu bercerita alasan mengucapkan salam pas mengakses ceramah.

“Karena itu Gus Dur sering bercerita kepada kami. Salah satu alasan beliau tiap kali berkenan ceramah. Selalu terasa bersama dengan salam ‘Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh’,” ucap Inayah.

“Bukan gara-gara beliau adalah kiai tapi beliau butuh jelas ini ada yang datang apa nggak. Ini beliau sendiri yang cerita,” sambungnya.

5. Humor Gus Dur soal Sambutan di dalam Bahasa Arab
Melalui akun Twitternya Alissa Wahid termasuk mengunggah humor Gus Dur. Salah satunya sebuah acara forum kiai yang dihadiri oleh Gus Dur dan dijaga petugas intelijen keamanan (intel). Peristiwa itu terjadi di era Orde Baru.

Berikut ini humor Gus Dur yang diunggah Alissa lewat akun Twitternya:

Joke #GusDur di era OrBa:

Dlm forum kyai2, GusDur beri sambutan dlm bhs Arab. Ia minta forumnya berbahasa Arab saja krn ada intel.

Komandan : Bgmn pertemuan kyai2 dg GusDur tadi?

Intel : Tidak ada diskusi, Ndan. Mereka hanya saling mendoakan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *