Humor Nabi Muhammad Untuk Membantu Meredakan Lelah Sahabatnya

Humor Nabi Muhammad Untuk Membantu Meredakan Lelah Sahabatnya

ferilinso – Rasulullah adalah manusia yang sempurna. Wahyu Allah memberinya kemuliaan. Mulai dari kemuliaan sikap, karakter, dan tingkah lakunya, kemuliaannya tidak bisa dihitung.

Humor Nabi Muhammad Untuk Membantu Meredakan Lelah Sahabatnya

Para sahabat juga sangat menyadari kesempurnaan nabi. Kesempurnaan nabi tidak hanya fisik, tapi juga akhlak dan moral. Secara alami, setiap orang yang bertemu dengannya akan merasa senang dan rileks.

Meski begitu, Rasulullah bukanlah nabi yang selalu serius, sehingga ia ogah bercanda dengan para sahabatnya. Seperti yang kita semua tahu, dia dan teman-temannya yang mulia sangat humoris.

Suatu hari, seorang teman ingin meminta nabi membantunya pindah.. “wahai Rasulullah, sungguh aku sangat kecapean, jika engkau berkenan, bantu aku pindahkan barang ini.” pintanya kepada Nabi.

Rasulullah menjawab dengan enteng: “Pindahkan barang ke anak unta.” Nabi tersenyum tipis.

“Rasulullah, bagaimana bisa unta sekecil itu membawa benda berat ini. Dia masih kecil. Tulangnya masih belum cukup untuk menanggung beban seberat itu.” Jawab sahabat itu.

“Eh, maksudku bukan ke unta yang kecil. Tapi ke unta, mana saja yang sekiranya sudah kuat memikul beban. Yang kumaksudkan anak unta itu mana aja. Kan tidak mungkin ada anak unta dari ibu selain unta. Semua unta itu anak unta.” kata Rasulullah sedikit tersenyum.

Sahabt yang Mendampingi nabi, rekannya tersenyum melihat selera humor nabi. Ia melakukan ini untuk menghilangkan penatnya pekerjaan temannya. Dia ingin menghibur teman-teman mulianya.

Islam melarang lelucon. Buya Hamka mengatakan dalam pernyataannya: “Orang yang tidak suka bercanda, tidak menyukai hal-hal lucu, tidak menyukai orang yang bisa meredakan ketegangan sebenarnya dia sedang menipu diri sendiri.” Katanya. Wallahu A’lam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *