Fadli Zon Berharap Joe Biden Jadi Presiden

Fadli Zon Berharap Joe Biden Jadi Presiden

Fadli Zon Berharap Joe Biden Jadi Presiden

Perhitungan suara dalam Pemilihan Presiden 2020 di Amerika Serikat masih berlangsung.

Namun angka hasil perhitungan memperlihatkan Joe Biden unggul dari Donald Trump.

Saat ini Joe Biden memimpin bersama 264 suara sedangkan saingannya Donald Trump masih berada di angka 214.

Untuk lolos ke kursi Presiden di Gedung Putih, diperlukan 270 suara elektoral.

Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden, kini menghendaki dapat raih semua suara elektoral di negara bagian Nevada, untuk lolos ke Gedung Putih.

Biden diperkirakan akan memenangkan enam suara elektoral di Nevada.

Jumlah suara yang dihitung, dalam negara bagian tersebut, kala ini telah raih 86 persen.

Joe Biden digadang-gadang akan raih kemenangan di Pilpres AS kali ini dan mengalahkan Presiden kala ini Donald Trump.

Menanggapi soal Pilpres AS ini, Fadli Zon angkat suara dan menyimpan harapan jika Joe Biden memenangkan Pilpres AS.

“Luar biasa pertarungan ketat Pilpres AS. Tak tersedia yg menang telak Wajah tersenyum bersama mulut terbuka. Dg kekalahan Trump di Michigan n Wisconsin nyaris tak tersedia harapan. Biden kini berpotensi menang,” ujar Fadli Zon dikutip dari account Twitternya Kamis 5 November 2020.

Dikabarkan PikiranRakyat-BandungRaya.com dalam artikel ‘Fadli Zon: Kalau Biden Terpilih, Semoga Ada Perubahan Arah Politik Luar Negeri, Khususnya Palestina’, Fadli Zon menghendaki jika Joe Biden terpilih sebagai Presiden AS, akan tersedia pergantian dalam arah politik luar negeri AS.

“Mudah-mudahan jika Biden terpilih tersedia pergantian arah politik luar negeri AS khususnya soal Palestina dan Timur Tengah,” tuturnya.

Untuk sementara, Biden unggul tidak tebal bersama perolehan suara sebanyak 49.3 persen.
Sementara pesaingnya yang merupakan presiden petahana, Donald Trump, kala ini mengantongi 48.7 prosen suara.

Pada Rabu (4/11/2020), pejabat negara bagian setempat mengatakan, hasil penghitungan lebih lanjut tidak akan diketahui hingga Kamis (5/11/2020).

Sementara itu, Pennsylvania mungkin menjadi negara bagian yang perlu kala paling lama untuk memberitakan pemenang. Hal itu karena, negara bagian ini miliki 20 suara elektoral.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *